Tampilkan postingan dengan label Family and Parenting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Family and Parenting. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Desember 2011

Ayo Beritahu Anak Anda, Makna Natal Sesungguhnya!


Desember telah datang kembali dengan segudang kegiatan dan persiapan menjelang hari raya yang banyak dinantikan setiap orang untuk kembali berkumpul bersama keluarga. Tentu banyak dari kita orangtua yang harus menghadapi berbagai permintaan bahkan pertanyaan seputar Natal oleh anak-anak kita yang sedang bertumbuh.
Agar tiap pengertian yang anda berikan kepada mereka dapat dimengerti dan mudah dipahami, ada beberapa langkah sederhana untuk dilakukan. Sehingga makna Natal yang sesungguhnya akan mereka ketahui.

Beritahu Anak Anda, Arti Kado Natal Sebenarnya.


Bagi kebanyakan anak-anak, Natal diidentikan sebagai hari bahagia dimana keluarga berkumpul, kemeriahan pada perayaan juga yang utama adalah kado dan hadiah Natal. Santa Claus pun sebenarnya lebih dikenal anak-anak karena tokoh ini suka memberikan kado Natal.

Memang esensi khusus Natal, bukanlah terletak pada sebuah kado atau hadiah. Namun anak-anak tetaplah anak-anak. Mereka hanya akan memperhatikan hal yang membuat senang dirinya. Termasuk sebuah kado yang diharapkannya. Menghadapi situasi ini anda tidak perlu untuk khawatir, anak akan kehilangan makna Natal yang sebenarnya.

Cukup dengan memberikan pengertian secara sederhana, bahwa kado Natal adalah hadiah atas tingkah laku yang baik dari anak selama ini. Jangan juga terlalu berlebihan membelikan kado Natal. Hal itu hanya akan membuatnya menjadi ‘tukang tagih” setiap Natal tiba. Ajari dan beritahu beberapa hal sederhana namun penting dibawah ini kepada anak anda,

Senin, 21 November 2011

Proses Menuju Pendewasaan Anak itu PENTING !!!

Ibu A  : " Susah ya punya anak cewek, jagainnya repot..,kudu hati2 jaman sekarang anak cewek lebih susah dari anak cowok."

Ibu B : " Saya sih gak ya, anak cowok repot...,anak cewek gw sih nurut. Adem..,kalem..,anak cowok gw yang susah dibilangin."

Ibu C : " Saya si ngerasa sama aja ya, cowok maupun cewek, syukurlah kayaknya sama-sama nurut lah anak saya."

Ngurusin n ngebesarin anak itu gampang-gampang susah.
Ada yang bilang gampang ada juga yang bilang susah.
Ada yang bilang lebih gampang ngurusin anak cewek, ada yang bilang lebih gampang ngurusin anak cowok.
Ada juga yang bilang gampang ngurusin dua-duanya atau sebaliknya.

Kita gak pernah tahu bakal jadi apa anak kita saat remaja atau besar nanti, cewek ataupun cowok sama saja.
Tapi jadi seperti apa mereka nanti saat remaja sebenarnya ditentukan oleh saat yang mereka alami waktu proses peremajaan itu.


( Nih ada ilustrasi yang bagus from my mom ^_^)
Ngebesarin anak itu seperti saat kita melihat sebuah tanaman, kebetulan yang dipake di sini tanaman jeruk kunci di belakang rumah nyokap ^_^
Waktu tanaman itu berbunga, gak berapa lama kita melihat dia menjadi bakal buah yang kecil............ sekali.
Bakal buah itu  lalu  menjadi buah kecil......sekali.
Proses buah itu menjadi besar terasa lama sekali (makanya tiap kali ke rumah mama, saya selalu nanyaiin kok buahnya gak gede-gede ya ma,ha3..gk sabar)
Bahkan udah gedepun matangnya itu lama sekali.

Seperti itulah membesarkan anak. (my mom said)
Mesti sabar..,rawat dengan kasih.
Jangan mengharapkan anakmu cepat-cepat besar, matang dan menghasilkan.
Ada proses yang harus dijalani untuk menjadikan dia besar dan matang.
Sama seperti tanaman jeruk tadi, jika tidak dirawat dengan baik, bisa jadi bunganya gugur dan tidak menjadi buah. Atau buah tersebut tidak sempat menjadi matang lalu jatuh dan gugur.
Sabarlah...,sabar.......
Hasil memang penting, tetapi....
Proses (waktu) untuk tumbuh menjadi dewasa bagi seorang anak itulah yang terpenting.
Jangan berharap untuk mempercepat waktunya.
Saat - saat itulah kita harus menjadi dekat dengan anak kita, menjadi temannya, menjadi orang tua baginya, dan yang terpenting menjadi pembimbing rohani yang baik baginya.

Sehingga anak kita dapat tumbuh dengan benar dan matang pada waktunya.

Teman-teman..,bukan berarti saya sudah berhasil membesarkan anak saya dengan baik.
Belum... ^_^
Perjalanan saya baru saja dimulai, saya sedang berusaha menjadi orangtua yang baik, saya berharap dan berdoa agar anak saya dapat tumbuh menjadi anak yang baik, takut akan Tuhan.
Saya baru saja memulai proses ini..,bagaimana dengan teman-teman?


Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya,
maka pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.
(Amsal 22 : 6)

Jumat, 11 November 2011

Lindungi si kecil dari Pneumokokus / IPD

Teman-teman pernah mendengar tentang IPD? Saya yakin buat yang sudah jadi mommy khususnya pasti pernah mendengar tentang IPD.

Nah, tulisan saya berikut ini akan membahas mengenai IPD.

Penyakit Pneumokokus / IPD adalah sekelompok penyakit yang terdiri dari radang paru (pneumonia), radang selaput otak ( meningitis), infeksi darah  ( sepsis), infeksi telinga tengah dan sinusitis.

Penyakit ini dapat menyebabkan :
  • kehilangan pendengaran permanen
  • kerusakan otak
  • cacat fisik
  • keterbelakangan mental bahkan kematian pada anak-anak
Penyakit ini sulit didiagnosa karena gejala awalnya mirip dengan flu biasa.
Gejalanya :
  • Pneumonia : demam, menggigil, batuk hebat, sesak, nyeri dada saat bernafas
  • Meningitis : demam, nyeri kepala hebat, mual, muntah, kaku leher, tidak sadar
  • Infeksi darah : demam tinggi
  • Infeksi telinga tengah : nyeri pada telinga, demam, gangguan pendengaran, keluar cairan dari telinga
  • Sinusitis : pilek terus menerus, batuk, demam ringan, sakit kepala.
Cara penularannya adalah melalui percikan ludah pada saat berbicara, batuk, bersin, terutama di tempat yang ramai.
Siapa saja dapat terserang penyakit ini, karena bakteri pneumokokus secara normal berada di dalam rongga hidung dan tenggorokan dan dapat menjadi ganas jika terjangkit pada anak-anak di bawah usia 2 tahun.

Cara Pencegahannya adalah selain diberikan ASI eksklusif juga dengan vaksinasi.
Biasanya untuk anak di bawah 1 tahun vaksinasi ini dilakukan 5 kali, untuk usia 1 tahun - 2 tahun dilakukan 2 kali, dan di atas 2 tahun dilakukan 1 kali vaksinasi.

Sekian informasi mengenai IPD ini, saya berharap dan berdoa semoga bayi-bayi, anak-anak kita semua sehat ya. GBu all.

Kamis, 24 Februari 2011

BAYIMU INVESTASIMU

Pernahkah kamu merasa jenuh dan terkadang menyerah saat merawat bayimu? Kamu merasa sangat tertekan, berat sekali dan kamu mulai berpikir bahwa merawat bayimu bukanlah tugas yang mudah. Pikiran untuk menyerahkan tugas ini kepada orang lainpun muncul dalam pikiranmu. Mungkin kamu berpikir untuk menyewa seorang babysitter atau menyerahkan tugas ini kepada orangtuamu. 

Benarkah pikiran demikian? Sebenarnya, pikiran seperti ini tidak sepenuhnya salah. Ada saat dimana seorang ibu merasakan titik jenuh saat merawat bayinya. Kelelahan mengurus rumah tangga dan masalah lainnya terkadang membuat seorang ibu bosan dan tertekan. Dan tidak sedikit ibu yang bunuh diri atau bahkan membunuh anaknya dikarenakan tertekan oleh tugas mereka ini.
Namun, ada satu hal yang harus kita ingat. Anak dan keluarga adalah anugrah dari Tuhan. Tuhan sudah mempercayakan anak dan keluarga kepada kita untuk kita jaga dan kita rawat dengan sepenuh hati dan cinta. Seorang anak yang dirawat dengan penuh cinta akan tumbuh menjadi anak yang pengasih serta tangguh menghadapi tantangan masa depan.
Jadi apakah merawat bayi adalah tugas yang susah ? Tentunya tidak, jika kita melakukannya dengan cinta. Bayimu adalah harapan masa depanmu. Apa yang kau tanamkan kepadanya dari masa kecilnya akan menjadi tabungan di masa depannya. Berikan bayimu  KASIH SAYANG DAN KESABARANMU….karena bayimu adalah INVESTASI MASA DEPANMU, INVESTASI BAGI NEGARAMU, INVESTASI DARI CINTAMU. 



By : Ifana

Rabu, 12 Januari 2011

Sup untuk balita yang sedang sakit

Pada saat balita sakit, biasanya nafsu makannya cenderung menurun. Oleh karena itu, berikan sup yang lengkap dengan gizinya. Dalam sup tersebut harus mengandung sumber karbohidrat
(seperti : kentang, nasi, makaroni, pasta, mi) dan protein (seperti : daging, ayam,ikan). Sebaiknya jangan diberi bumbu yang beraroma tajam.

Sajikan sup yang bergizi lengkap ini selagi hangat dan dalam porsi kecil tetapi sering agar mudah dikonsumsi. Jangan biarkan anak menolak makan atau tanpa memberinya makanan pengganti. Selain itu, usahakan untuk memberinya buah dalam bentuk jus supay mudah ditelan.

Bagi balita yang susah menelan, haluskan sup beserta sayuran dan daging dengan menggunakan blender, kemudian suapkan pada anak secara perlahan. Dengan kesabaran dan usaha, anak bisa menikmati makanan yang disiapkan ibunya. Makan yang teratur akan mempercepat penyembuhan. Dan jangan lupa minum obat yang disarankan dari dokter juga ^_^

Sesuai pedoman hidup sehat, dianjurkan untuk makan seimbang. Banyak mengonsumsi sayuran dan buah-buahan akan mengurangi asupan lemak yang berlebihan. Manfaat sayuran bukan hanya memberi vitamin dan mineral tetapi juga sebagai antioksidan di dalam tubuh guna menghindarkan resiko penyakit bagi balita.

Sayuran hijau dengan hijau alami merupakan makanan sehat yang bisa melawan kanker, penyakit jantung. Banyak jenis sayuran seperti :
  • kubis/kol
  • brokoli
  • kembang kol
  • bayam
  • oyong, dll.