Tampilkan postingan dengan label Share Blessing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Share Blessing. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Maret 2012

Hati-Hati Gunakan Mulutku !!

Hai teman-teman semua, udah lama nih gak berbagi cerita ya tentang si Selyn.
Cerita ini ditulis semoga bisa menjadi masukan bagi kita dan juga berharap bisa menjadi kenangan yang dapat selalu saya ingat pada waktu ingin bercerita kembali buat anak saya Selyn ^_^
Mama sayang Selyn ^_^

Minggu, 29 Januari 2012

Rahasia menjadi "Orang Besar" !

Siapa yang tak mau menjadi "orang besar" yang dihormati banyak orang, disanjung, dan dipandang bukan dengan sebelah mata oleh orang lain?
Saya yakin hampir semua orang di dunia ini mau bukan ^_^
Oleh sebab itu banyak sekali hal-hal yang dilakukan oleh orang-orang di dunia ini agar dirinya dapat menjadi "orang besar" . Berbagai usaha dilakukan, ada yang melakukannya dengan cara yang benar adapula yang berusaha dengan cara yang salah.

Kamis, 15 Desember 2011

Warisan Berharga dari Seorang Anak Kecil untuk Keluarganya

1 Korintus 13:13 
Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih. 

Elena Desserich adalah seorang gadis mungil yang baru berusia 6 tahun. Ia didiagnosa menderita kanker otak yang tak dapat dioperasi di usianya yang baru menginjak 5 tahun di tahun 2006. Sembilan bulan melawan penyakit yang dideritanya ternyata Elena kecil tahu apa yang harus ia lakukan untuk menjalani hari-hari akhir dalam hidupnya.

Ia tetap hidup penuh sukacita bersama dengan ayah, ibu dan adiknya Grace.Pada bulan Agustus 2007, Elena meninggal akibat kanker yang dideritanya. Beberapa hari setelah kematiannya, keluarganya mulai menemukan ratusan lembar pesan cinta yang diselipkan di antara halaman buku, di laci, di lemari, tas-tas milik keluarga, lemari pakaian, bahkan sampai di temapt penyimpanan dekorasi Natal. Dan pesan-pesan itu terus muncul sampai terkumpul hingga 3 kotak besar.

Apa yang tertulis di lembaran pesan tersebut sangat sederhana, berupa coretan tangan Elena yang bertuliskan “I love you mom, dad, grace” dan coretan gambar lainnya. Semuanya menunjukkan besarnya cinta Elena bagi keluarganya. Lembaran demi lembaran pesan yang ditemukan kedua orangtua dan adiknya itu bagaikan pelukan kecil dari sorga. Semua catatan itu kemudian dikumpulkan dan dijadikan buku berjudul “Notes Left Behind”.

Kematian adalah suatu hal yang menyedihkan dan mengharukan bagi mereka yang ditinggalkan. Namun Elena telah melakukan sesuatu yang tak terlupakan bagi orang yang dikasihinya. Ia tahu apa artinya hidup. Dalam umurnya yang singkat, Elena mewariskan sesuatu yang abadi dan memiliki kekuatan yang tak tergoyahkan oleh apapun juga, yaitu kasih. Menghargai kehidupan adalah suatu hal yang baik, namun meninggalkan warisan yang tak lekang oleh waktu adalah suatu hal yang luar biasa. Raga ini akan berakhir suatu hari nanti namun kasih yang Anda wariskan kepada orang lain akan tersimpan selamanya di hati. amin.

NOTE : Thansk for Arlia my pren ^_^, sharingnya aku simpan di blog ku ya Lia, biar bisa jadi berkat juga buat yang lain. GBU too Lia.

Senin, 05 Desember 2011

Percaya....tiada yang mustahil !

Hi teman-teman ketemu lagi ^_^
Mau sharing sedikit nih.
Ceritanya diambil dari Lukas 1 : 26-38
Kisah ini menceritakan Maria (seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf) yang ditemui oleh malaikat Gabriel (pada bulan yang keenam di sebuah kota di Galilea yang bernama Nazaret), kira-kira beginilah percakapan saat itu:

Jumat, 25 November 2011

Setia Berjalan Bersama-Nya !!

Gak kerasa bentar lagi udah mau masuk bulan Desember dan siap-siap mau menyambut Natal ya teman-teman.
Baru aja ganti tahun 2011 dan sekarang kita hampir memasuki bulan terakhir dari tahun ini.
Kalo mau flash back lagi nih kehidupan di tahun ini, banyak banget berkat Tuhan yang udah dirasain.
(anak sehat n bisa lihat dia tumbuh hari demi hari itu anugrah banget,bisa liburan sekeluarga barengan mama papa, suami bisa beli mobil baru walau nyicil ha3, orang tua sehat,suami sehat, blog ini bisa kebentuk itu juga pertolongan Tuhan banget,he3 , keluarga dijagain Tuhan,  Tuhan masih kasih kesempatan buat melayani, kemarin waktu sakit banget..perutnya Tuhan sembuhin,wah...banyak banget deh kalo mau diitung2 berkat Tuhan)
Saya yakin teman-teman juga pasti merasakan dan mengalami berkat yang gak bisa dihitung ya, sukacita dan kebahagiaan yang Tuhan berikan.

Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya,selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!
(Ratapan 3 :22-23)
Kasih setia Tuhan gak berkesudahan , berkatNya selalu baru buat kita setiap pagi..,Waw..that's amazing ^_^
Luar biasa...kan teman-teman.

Eh................, tunggu dulu....
Bukan hanya sukacita saja yang kita alami sepanjang tahun ini bukan?
Saya yakin kita juga pasti mengalami pergumulan, kesusahan bahkan mungkin ada dari kita yang mengalami penderitaan yang sangat menekan bahkan mencucurkan air mata.
(saya juga mengalami kesusahan dalam jagain anak, hubungan suami istri, keuangan, pergumulan dengan keinginan diri sendiri, tapi luar biasa pertolongan Tuhan itu nyata, walau masalah itu belum selesai,masih ada hingga saat ini, tapi  Ia memberi kekuatan agar saya mampu menanggungnya. Thx God)

Saya percaya teman-teman juga mampu melewatinya, mampu menanggungnya.
Karena Allah kita besar dan Ia tidak membiarkan kita sendiri menanggungnya.
He is always be with us Guys, beri kita kekuatan, beri kita penghiburan bahkan menopang, menggendong kita di saat paling susah sekalipun.
Ia tidak meninggalkan kita.

Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.
  (I korintus 10:13)

Ia setia, Ia setia...,
Gak pernah kita ditiinggalkanNya. Mungkin saat kita menderita kita merasa seolah tidak ada pertolongan dari Tuhan, tapi percayalah Ia setia, Ia tidak meninggalkan kita, Ia ada. Masalahnya maukah kita sungguh-sungguh percaya dan datang kepadaNya?

Mari kita belajar seperti Tuhan kita Setia..,
Setia dalam susah maupun senang berjalan bersama Dia..
Tahun berganti tahun, umur bertambah umur hingga kita berjumpa kembali denganNya dan mendengar Ia berkata :

hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu. 
(Matius 25 :21)

Hal yang mengejutkan saya di tahun ini adalah beberapa orang yang saya kenal, meninggal pada usia yang masih sangat muda. Benar-benar tidak disangka bahwa ini tahun terakhir mereka.
Hidup ini sangat singkat,  kitapun tidak pernah tahu kapan Tuhan memanggil kita kembali pulang kepadaNya.
Mari kita selalu berusaha BERJALAN BERSAMA DENGAN TUHAN, tahun demi tahun, bulan demi bulan, hari demi hari, tiap waktu tiap saat.
Dan mari kita saling mendoakan semoga kita mampu melakukannya.

Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa!
(Roma 12 :12)

GBU all  ^_^

Senin, 21 November 2011

Proses Menuju Pendewasaan Anak itu PENTING !!!

Ibu A  : " Susah ya punya anak cewek, jagainnya repot..,kudu hati2 jaman sekarang anak cewek lebih susah dari anak cowok."

Ibu B : " Saya sih gak ya, anak cowok repot...,anak cewek gw sih nurut. Adem..,kalem..,anak cowok gw yang susah dibilangin."

Ibu C : " Saya si ngerasa sama aja ya, cowok maupun cewek, syukurlah kayaknya sama-sama nurut lah anak saya."

Ngurusin n ngebesarin anak itu gampang-gampang susah.
Ada yang bilang gampang ada juga yang bilang susah.
Ada yang bilang lebih gampang ngurusin anak cewek, ada yang bilang lebih gampang ngurusin anak cowok.
Ada juga yang bilang gampang ngurusin dua-duanya atau sebaliknya.

Kita gak pernah tahu bakal jadi apa anak kita saat remaja atau besar nanti, cewek ataupun cowok sama saja.
Tapi jadi seperti apa mereka nanti saat remaja sebenarnya ditentukan oleh saat yang mereka alami waktu proses peremajaan itu.


( Nih ada ilustrasi yang bagus from my mom ^_^)
Ngebesarin anak itu seperti saat kita melihat sebuah tanaman, kebetulan yang dipake di sini tanaman jeruk kunci di belakang rumah nyokap ^_^
Waktu tanaman itu berbunga, gak berapa lama kita melihat dia menjadi bakal buah yang kecil............ sekali.
Bakal buah itu  lalu  menjadi buah kecil......sekali.
Proses buah itu menjadi besar terasa lama sekali (makanya tiap kali ke rumah mama, saya selalu nanyaiin kok buahnya gak gede-gede ya ma,ha3..gk sabar)
Bahkan udah gedepun matangnya itu lama sekali.

Seperti itulah membesarkan anak. (my mom said)
Mesti sabar..,rawat dengan kasih.
Jangan mengharapkan anakmu cepat-cepat besar, matang dan menghasilkan.
Ada proses yang harus dijalani untuk menjadikan dia besar dan matang.
Sama seperti tanaman jeruk tadi, jika tidak dirawat dengan baik, bisa jadi bunganya gugur dan tidak menjadi buah. Atau buah tersebut tidak sempat menjadi matang lalu jatuh dan gugur.
Sabarlah...,sabar.......
Hasil memang penting, tetapi....
Proses (waktu) untuk tumbuh menjadi dewasa bagi seorang anak itulah yang terpenting.
Jangan berharap untuk mempercepat waktunya.
Saat - saat itulah kita harus menjadi dekat dengan anak kita, menjadi temannya, menjadi orang tua baginya, dan yang terpenting menjadi pembimbing rohani yang baik baginya.

Sehingga anak kita dapat tumbuh dengan benar dan matang pada waktunya.

Teman-teman..,bukan berarti saya sudah berhasil membesarkan anak saya dengan baik.
Belum... ^_^
Perjalanan saya baru saja dimulai, saya sedang berusaha menjadi orangtua yang baik, saya berharap dan berdoa agar anak saya dapat tumbuh menjadi anak yang baik, takut akan Tuhan.
Saya baru saja memulai proses ini..,bagaimana dengan teman-teman?


Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya,
maka pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.
(Amsal 22 : 6)

Kamis, 17 November 2011

Melangkah dalam Firman

"Ce Ifana sudah berapa banyak mendengar Firman Tuhan?" Dari Sekolah Minggu ya?"
Itulah pertanyaan yang ditanyakan semalam oleh penginjil saya waktu kebaktian rumah tangga.

Pertanyaan itu begitu menyentakkan saya dan membuat saya berpikir.
Benar..,sudah sejak Sekolah minggu saya mendengar Firman Tuhan,, tapi sudah berapa banyak saya melakukannya???

Tema kebaktian malam itu adalah "Melangkah dalam Firman" (Yakobus 1 :19-27)
Ternyata kalo dipikir-pikir, benar ya, jumlah Firman Tuhan yang saya dengar dengan jumlah Firman Tuhan yang sudah saya lakukan itu sangat berbeda jauh. bahkan saya merasa kurang sekali.


Tuhan Yesus pernah berkata kepada murid-murid-Nya :
"Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi telah menduduki kursi Musa. Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya."

Saya juga dulu mengajar Sekolah Minggu dan setelah memiliki anak, sesekali masih mengajar. Waktu kuliah juga membantu teman-teman dalam kelompok tumbuh bersama.
Saya berpikir berapa banyak sudah hal Firman Tuhan yang sudah saya ajarkan atau beritahukan kepada teman-teman ataupun murid-murid saya. tetapi begitu sedikitnya yang saya lakukan. Oh Tuhan tolong saya, tolong kami anak-anakMu Tuhan.
Supaya kami jangan sampai hanya bisa mendengar atau mengajar Firman Tuhan saja tetapi melakukannya...,melakukannya..,melakukannya... That's all you want God!!


Yakobus 2 : 17
Demikianlah juga halnya dengan iman : Jika iman itu tidak disertai dengan perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.

Teman-teman mari kita bersama-sama melangkah dalam Firman. Dan biarlah kita boleh saling mendoakan supaya kita anak-anak Tuhan boleh memuliakan Tuhan kita Yesus Kristus melalui perbuatan kita.

Perintah apa saja yang disampaikan oleh Yakobus kepada orang percaya? (Yak 1 :19,21,22,25)
  • Setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah (ayat 19).
  • Buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu (ayat 21)
  • Hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri. (ayat 22)
  • Meniliti firman Tuhan dengan tekun dan sungguh-sungguh melakukannya. (ayat 25)

MARI MELANGKAH DALAM FIRMAN !! GBU all